Bedanya 'Filosofi Kopi' Pertama dan Kedua

img by.senggang.republika


'Filosofi Kopi' pernah meraih keberhasilan di tahun 2015 lalu. Film yang diangkat dari cerita pendek Dewi Lestari ini sempat menghiasi beberapa festival film dunia, seperti Tokyo International Film Festival dan Taipei Golden Horse Film Festival.

Karena hal tersebut, sang sutradara Angga Dwimas Sasongko ingin melanjutkan kesuksesan dengan membuat film keduanya yang berjudul 'Filosofi Kopi: Ben & Jody'. Film tersebut dilanjutkan lantaran tren kopi masih sangat melekat di Indonesia.

Namun ada beberapa hal yang membedakan film pertama dan sekuel 'Filosofi Kopi'. Apakah itu?

"Filmnya jauh lebih besar dari pertama. Lokasi yang dipakai jauh lebih banyak. Karakter juga banyak dari pertama. Di sini perempuannya ada dua. Yang dulu satu. Kalau ini karakternya dihidupin lagi. Akan banyak kejutan baru sih. Gimana kelanjutan hidupnya dan ketemu karakter baru yang nggak ada di film dan cerita pendek yang dibuat," ungkap Angga saat ditemui di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2017).

Hal itu pun dibenarkan oleh Rio Dewanto selaku pemeran Jody. Menurut Rio, film kedua ini lebih kental dengan unsur persahabatan, cinta, dan juga bisnis.

"Kalau dulu mungkin yang pertama lebih membicarakan masalah persahabatan kemudian hubungan antara anak dan orangtua. Kalau yang kedua ini kita lebih membicarakan persahabatan, percintaannya, ada soal bisnis. Jadi lebih kompleks dari yang pertama. Cuma secara schedule syuting lebih dua kali lipat dari yang pertama," pungkasnya.

Post a Comment

[google][disqus][facebook][spotim]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.