Per awal 2018, band pencetak hit Laskar Pelangi itu mengumumkan untuk vakum melalui akun media sosial resmi dengan mengusung tagar #SelamatTidurNidji.
"Sampai jumpa di masa depan," tulis keterangan pada sebuah foto ucapan terima kasih atas dukungan penggemar Nidji selama 11 tahun mereka berkarya.
Sementara itu, pada beberapa unggahan sebelumnya, akun Nidji turut menampilkan potret kebersamaan band itu di konser terakhir mereka. Termasuk, dukungan pada sang vokalis yang memilih terjun ke dunia politik usai Nidji vakum.
Sebelumnya pada September lalu, Giring Ganesha resmi mendaftar sebagai calon legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Musisi kelahiran 14 Juli 1983 itu mengaku tertarik untuk bergabung di Komisi X DPR RI yang meliputi pendidikan, olahraga, dan sejarah.
Adapula sebuah video gabungan kebersamaan Nidji selama beberapa tahun terakhir yang diiringi lagu Arti Sahabat.
"Pelangi selalu menjanjikan cahaya matahari seusai hujan, ketenangan seusai badai, kebahagiaan seusai kesedihan, kedamaian usai kesakitan, cinta seusai kehilangan."
Sejak dibentuk pada 2002, grup band Nidji baru meluncurkan album perdananya Breakthru' pada 2006.
Satu tahun sejak itu, mereka lanjut merilis album keduanya bertajuk Top Up (2007), yang disusul dengan album Let's Play (2009), Liberty (2011), Liberty Victory (2012), serta satu album pengiring film 5cm (2013). Sedangkan yang teranyar, Love, Fake, & Friendship dirilis 2017 lalu.
Hingga memutuskan untuk vakum beberapa waktu lalu, band Nidji menjadi salah satu band yang tidak pernah gonta-ganti personel.
Dari awal kebersamaannya, Nidji beranggotakan Giring Ganesha (vokal), Ramadhista Akbar (gitar), Randy Danistha (keyboard), Adri Prakarsa (drum), Andro Regantoro (bass), dan Ariel Harsya (gitar).
Source : Cable News Network

Post a Comment